Bupati Karo Adakan Diskusi Bersama Tim Fasilitator TB, drg. Irna safrina : Akan Segera Mengadakan Kordinasi Dengan Tim Fasilitator RAD

Tim Fasilitator RAD (Rencana Aksi Daerah) penanggulangan TBC Provinsi Sumut, terdiri dari Dinkes Provsu dr. Hendry Iskandar Pane Penjab Program TB Paru, khairina Ulfa, SKM M.Kes Staf P2 Program TB Paru, Jafirman Purba, S.Sos, Staf P2 Program TB Paru dan KNCV Cahllenge TB Nort Sumatera dr. Junida Sinulingga, M. Kes, dr. Candra Widjaja, M.Kes, Mubarno Teguh Budidayanto, mengadakan pertemuan dan berdiskusi  dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Drg. Irna safrina Meliala di Kantor Bupati, Kabanjahe.

Pertemuan tersebut diutarakan Mubarno Teguh Budidayanto, Indonesia telah berkomitmen untuk melaksanakan penanggulangan TB (Tuberkulosis) dengan target eliminasi TB tahun 2035. Sebagai upaya penanggulangan melaksanakan TB. Komitmen tersebut adalah dengan memprioritaskan program percepatan penanggulangan TB melalui kebijakan dan strategi pembangunan nasional dan daerah.

“Semuanya sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2015-2019 telah dituangkan target nasional, yakni meningkatnya pengendalian penyakit menular yang salah satu indikatornya adalah terkait dengan Prevalensi Tuberkulosis,”  jelas Mubarno, Rabu (28/11) pukul 13.00 WIB.

Lanjut dia, untuk itu kehadiran kami sebagai tim fasilitator agar Pemda Karo melalui Bupati Karo untuk mendukung program percepatan penanggulangan TB yang merupakan penyakit menular langsung sesuai NSPK (Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria) dari Kementerian Kesehatan.

“Harapan kami kiranya Bupati Karo menindaklanjuti sesuai surat edaran kemendagri nomor :440/4838/bangda tanggal 26 oktober 2016 dengan mengintruksikan Dinas Kesehatan agar memprioritaskan program percepatan penanggulangan TB tersebut dalam rangka Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi,” ujarnya.

Tidak kalah penting, kata Mubarno, Dinas Kesehatan Karo agar nenyediakan basis data tentang jumlah kasus dan penderita TB di Kabupaten karo dengan tujuan agar dapat menyalurkan  penyediaan kelancaran distribusi obat dan alat kesehatan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH mengucapkan terima kasih atas kesediaan tim fasilitator datang ke Kabupaten Karo untuk berdiskusi. Atas masukan yang diutarakan tadi, sudah mengingatkan Pemerintah Karo untuk berbenah dalam bidang kesehatan terkait penanganan penderita TB (Tuberkulosis). Dalam waktu dekat ini, dirinya akan menugaskan Kadis Kesehatan untuk menindaklanjuti surat edaran dari Kemendagri sebagai regulasi untuk langkah selanjutnya.

Menyahuti hal tersebut, drg. Irna safrina Kadis Kesehatan Kabupaten Karo mengatakan akan segera melaksanakan instruksi Bupati Karo.

“Sudah ditegaskan tadi beberapa point yang saya dengar, dengan segera mengadakan kordinasi dengan tim fasilitator RAD (Rencana Aksi Daerah) sesuai regulasi yang ada nanti,” ujarnya.

“Iya, memang sepintas regulasi yang saya baca sesuai surat yang ditunjukkan tim fasilitator penanganan penanggulangan TB (Tuberkulosis), langkah kedepan saya akan melibatkan Forkopimda, partisipasi masyarakat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi agama, organisasi propesi, dan dunia usaha dalam rangka kampanye pola hidup higienis dan informasi penularan,”  jelasnya. (Jhonranes Tarigan)

Sumber : japos.co