Pada tanggal 2-3 November 2015, untuk pertama kalinya diadakan pertemuan terkait co-epidemi Tuberkulosis dan Diabetes Melitus yang bertajuk Stopping a Looming Co-Epidemic: Global Summit on Diabetes dan Tuberkulosis. Pertemuan ini dihadiri oleh para pemimpin politik, praktisi kesehatan dan komunitas terdampak TB-DM dari berbagai negara. Di antara luaran yang diharapkan yaitu lahirnya The Bali Declaration (Deklarasi Bali) yang akan menggerakan sumberdaya kesehatan masyarakat serta perubahan kebijakan mendukung penanggulangan TB-DM dunia.

Tampilan depan buletin Challenge kali ini adalah sosok seorang anak yang  sudah selesai menjalani pengobatan TB selama 1 tahun sewaktu berusia 5 tahun. TB pada anak adalah salah satu tantangan yang sekarang ini kita hadapi, hal ini juga diungkapkan oleh dr. Christina Widaningrum, beliau adalah Kepala Subdit TB Kementerian Kesehatan, yang menjadi profil Challenge kali ini. Dalam wawancaranya, Bu Ning, panggilan akrab dr. Christina,  mengatakan bahwa TB pada anak juga perlu diperhatikan, di tahun 2014, proporsi TB anak di antara semua kasus TB sebesar 6,6%, sedangkan untuk penegakan diagnosis TB pada anak seringkali terjadi overdiagnosis atau underdiagnosis. Untuk mengatasi hal tersebut, pada tahun 2013, Kemenkes sudah mengeluarkan buku Petunjuk Teknis Manajemen TB Anak, hal itu kembali diingatkan pada acara lokakarya "Scaling Up Diagnosis and Treatment of Childhood Tuberculosis in Indonesia" yang diselenggarakan oleh WHO, Kemenkes dan UKK Respirologi IDAI yang diulas  dalam berita khusus edisi ini.

Fokus pada edisi perdana ini adalah proyek Challenge TB yang dimulai di Indonesia sejak Januari 2015. Dalam edisi ini juga, kami mengulas mengenai acara peringatan hari TB sedunia 2015 di Jakarta yang dibuka oleh Menteri Kesehatan, Ibu Nila F. Moeloek. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nila menghimbau agar seluruh jajaran kesehatan dan lapisan masyarakat di seluruh penjuru tanah air ikut berperan dalam penanggulangan TB. Berangkat dari himbauan Ibu Menteri tersebut, rubrik profil kali ini  mengangkat profil dari petugas kesehatan di RS. Persahabatan yang memegang peranan penting dalam kesembuhan pasien.

Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret. Dimana pada tanggal tersebut telah ditemukannya Mycobacterium Tuberculosis oleh Robert Koch pada tahun 1882. Tema global World TB Day 2015 kali ini adalah Reach, Cure, Prevent. Sedangkan tema nasional tahun ini adalah Bebas TB, Indonesia sehat , Indonesia hebat dengan slogan TOSS yaitu singkatan dari Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis.

Halaman 13 dari 20