Sambutan Direktur KNCV

Agnes Gebhard
Foto: Ibu Agnes di lobi kantor KNCV Tuberculosis Foundation (22/7/2016)

"We are now at the moment that we really can make a difference."

Jakarta, Juli 2016 -- Selama beberapa tahun terakhir tidak terlalu banyak terobosan terkait pengobatan tuberkulosis (TB). Tetapi sekarang, beberapa pencapaian baru seperti regimen TB kebal multiobat dengan durasi lebih pendek dan efek samping lebih sedikit telah tersedia. Selain itu, regimen ini juga lebih mudah diterapkan dalam sistem kesehatan dan lebih murah sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat diobati. Inovasi lainnya adalah penggunaan line probe assays dalam mendeteksi kekebalan obat lini kedua.

Seiring dengan terobosan- terobosan tersebut, Challenge TB telah menyertakan aktivitas penunjang per Oktober 2016. Challenge TB akan mendukung akselerasi penggunaan dana Global Fund secara efektif demi meningkatkan dukungan donor. Berikut beberapa aktivitas penunjang yang akan dilaksanakan oleh Challenge TB:
  • Penambahan jumlah Xpert;
  • Peningkatan area manajemen terpadu pengendalian TB resistan obat, termasuk jaringan dukungan pasien;
  • Peningkatan notifikasi kasus di sektor publik dan swasta;
  • Pengadaan barang/jasa dan manajemen rantai pasokan;
  • Pendekatan berbasis kabupaten/kota termasuk rencana komprehensif TB atau TB/HIV serta SDM.
Mulai tahun ketiga ini, Challenge TB akan menambah enam wilayah cakupan, yakni tiga kabupaten di Papua dan tiga kabupaten di DKI Jakarta. Saya berharap kita dapat mendukung program TB nasional melalui pengembangan beberapa model dan demonstrasi pengendalian TB secara efektif yang mendukung pencapaian strategi nasional.

Agnes Gebhard, M.D.
Direktur KNCV Tuberculosis Foundation Indonesia