Jakarta, 1 May 2017 -- Usia Dahlia baru 1,5 tahun pada saat menjalani pengobatan. Ia terinfeksi tuberkulosis (TB) dari ayahnya yang telebih dahulu terdiagnosis sebagai pasien TB sensitif obat. Kemudian diketahui tidak hanya Dahlia, sang kakak Samuel (5 tahun) juga menunjukkan gejala yang sama. Setelah diperiksa lebih lanjut di puskesmas, mereka berdua dinyatakan terkena TB anak. Mereka pun mengikuti pengobatan selama enam bulan di puskesmas.

Menurut ibu mereka, Ny. Pasaribu, pengobatan pada bulan pertama adalah masa tersulit. Ia harus membangunkan kedua anaknya setiap pagi untuk minum obat. Syukur, Dahlia dan Samuel mudah membiasakan diri. Samuel bahkan terkadang mengingatkan sang ibu ketika ia sibuk melakukan aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga. Sebelum berangkat sekolah, Samuel rutin meminum obatnya.

Bapak Pasaribu sendiri hanyalah seorang buruh pabrik. Pengobatan TB secara gratis sangatlah membantu beliau sebagai tulang punggung keluarga. Selain itu, letak puskesmas yang dekat dengan rumah memudahkan mereka untuk melakukan pemeriksaan dan mengambil obat.

Berkat kepatuhan ayah dan keuletan ibu memberikan obat kepada Dahlia dan Samuel, keluarga Pasaribu telah dinyatakan sembuh dari TB pada Maret lalu (Melinda Sumarno).